Pengelolaan Estetika lingkungan RW 003 Asem Payung Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo
DOI:
https://doi.org/10.35309/dharma.v3i1.33Kata Kunci:
kampung asem payung, Pengelolaan, Estetika Lingkungan, Lukisan, KumuhAbstrak
Pembangunan infrastruktur di Indoneisa terus mengalami peningkatan mulai dari skala desa hingga skala nasional bahkan internasional. Banyak sekali kawasan yang biasa kita sebut sebagai “kampung” juga harus dilakukan perubahan, pembangunan dan pengelolaan untuk memberikan peningkatan nilai estetika dilingkungan tersebut. Kampung menjadi kekhasan dari suatu wilayah dalam suatu daerah, dimana kampung dengan kekhasannya tersebut dapat lebih dikenal dan dikagumi oleh banyak orang. Keberadaan kampung Asem Payung harus punya ciri khusus sebagai penunjang aktivitas kegiatan warga dilingkungan tersebut. Kampung ini secara eksisting masih sangat kurang dalam hal pengelolaan lingkungannya agar terlihat baik dalam hal estetika. Dinding pembatas wilayah yang kurang enak dipandang dan terkesan kumuh sehingga perlu pembenahan lebih jauh. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lingkungan yang kurang bersih dan terkesan kumuh menjadi masalah utama yang ada dilingkungan ini. Selain itu perlu monitoring dan evaluasi serta pendampingan bagi masyarakat sekitar dalam konsep gotong royong untuk memperbaiki estetika lingkungan tersebut agar terlihat lebih baik lagi. Hasil yang diharapkan di wilayah kampung Asem Payung ini menjadi lebih baik dalam penampilan estetika lingkungannya dengan dipenuhi lukisan mural yang bertema edukasi. Sehingga daerah ini kedapannya bisa menjadi tempat kunjungan atau wisata untuk penataan lingkungannya yang rapi dan bersih jauh dari kesan kumuh.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 josephine roosandriantini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

