Mengembangkan Kemandirian Siswa Berkebutuhan Khusus melalui Pelatihan Membuat Puding Bunga Telang
DOI:
https://doi.org/10.35309/dharma.v4i1.63Keywords:
kemandirian, berkebutuhan khusus, pelatihan, puding, bunga telangAbstract
Hasil observasi di SLB Idayu 2 menunjukkan pelaksanaan pembelajaran siswa sesuai dengan acuan kurikulum 2013, namun implementasi kurikulum perlu mendapatkan dukungan dari pihak luar sekolah agar target dapat tercapai. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan pelayanan terhadap siswa autis dalam bentuk pelatihan keterampilan membuat puding bunga telang. Manfaat dari kegiatan ini adalah pengembangan kemandirian sebagai salah satu aspek keterampilan hidup yang harus dimiliki oleh siswa autis. Community engagement dipilih sebagai pendekatan kegiatan dengan melibatkan tim pengabdi bersama pihak sekolah mulai menyepakati jadwal, membuat persiapan, pelaksanaan hingga diseminasi. Melalui pengabdian ini, siswa autis dapat mengenal bentuk dan penggunaan bunga telang, mengetahui manfaat menjaga kebersihan, dan mendapatkan dukungan sosial terhadap perkembangan keterampilan hidupnya. Kegiatan pengabdian ini penting dilakukan sebagai bentuk perhatian khusus agar perilaku siswa lebih terkendali. Harapan tim pengabdi, siswa autis terus diberikan dukungan positif agar kualitas hidupnya menjadi meningkat. Saran bagi pengabdi yang tertarik pada seputar anak autis, perlu dirancang metode pemberian dukungan kesehatan kepada anak autis, supaya dapat turut melengkapi peningkatan kualitas hidupnya
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sri Hariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

